Seseorang yang senantiasa mencintai Allah SWT. dan juga dicintai-nya niscaya akan menjadi seorang yang arif bijaksana. Lebih jauh, ia akan selalu menampilkan kebahagiaan, sementara sifatnya dipenuhi dengan kelemahlembutan. Sebab, jiwanya senantiasa dipenuhi oleh sifat Allah yang paling dominan, yaitu rahmat dan kasih sayang. Untuk senantiasa mencintai-nya, apalagi memperoleh cinta-nya tentu sa…
Cinta (mahabbah) kepada Allah seringkali dianggap sebagai tahapan akhir dari beberapa tahapan yang ada dalam sufisme. Di dalam kecintaan terhadap Allah terkandung unsur kepuasan hati (ridha). kerinduan (syauq), dan keintiman (uns). Rabiah Al-Adawiyah, yang merupakan sufi wanita pertama, berusaha mengajarkan kita bagaimana mencintai Sang Pencipta dengan tulus. Rasa cintanya yang begitu besar …