Text
MARYAM BUNDA SUCI SANG NABI
Maryam dilahirkan oleh Hanna istri Imran di al-Quds dan ia adalah seorang yatim. Dibesarkan oleh keluarga Zakariya bersama istrinya Al-Isya. Suatu hari Nabi Zakariyya mengunjungi Maryam seperti biasanya. Saat itu Maryam sedang khusyuk di mihrabnya tenggelam dalam sujud dan dzikirya pada Allah ta’ala. Pernah suatu ketika malaikat Jibril datang menyerupai sosok lelaki tampan yang sempurna. Namun Maryam tidak tergoda sedikit pun. Ia berusaha tetap menjaga dirinya dengan berlindung kepada Allah dan meminta agar lelaki itu menjauh darinya. Kehamilan Maryam membuat gempar banyak orang. Ia pun dituduh telah berzina. Hanya Allah lah yang menjadi penjaga dan pelindungnya. Sesuai petunjuk Allah, Maryam pergi ke arah timur hingga sampailah ia di Bethlehem (kota di tepi barat Palestina). Di sini Maryam berhenti karena merasakan sakit akan melahirkan. Dan Allah pun mengirimkan bantuannya melalui perantara malaikat Jibril. “Dan menyerulah dia (Jibril) kepadanya dari tempat yang rendah: “Janganlah kau bersedih hati. Sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan di dekatmu sebuah anak sungai” (untuk diminum). (Q.S Maryam:24). “Dan goyangkanah pangkal pokok kurma itu ke arahmu. Niscaya pokok kurma itu akan menggugurkan kepadamu kurma yang masak dan ranum.” (Q.s Mayam: 25) Kebahagiaan menghiasai kehidupan Maryam dan Nabi Isa a.s. Sayangnya ketika Nabi Isa dewasa dan sedang mensyiarkan agama Allah, Ibundanya meninggal. Jenazah Maryam dimakamkan di bukit Qumran (sebelah barat laut mati Palestina).
Tidak tersedia versi lain